Lihatlah sisi positif dan negatif pada diri
Ketika dua hal adjoin tak bersatu
Tak tertempat di polihedra manapun
Algoritma pun menghentikan celotehannya
Air matapun berlinang berderet fourier
Sungguh tak terhingga nikmatmu
Hingga tak terdefinisi jumlahnya
Kasih-mU yang real kami butuhkan
Aku merasa aku berada pada dimensi imajiner-Mu Ya Rabb
Sudah saatnya beranjak menuju sirkuit euler
Ku eliminasikan deret demi deret air mata hingga dapatkan nilai variabel yang natural
Bukankah dua persamaan linear jika koefisien x sama meski konstanta berbeda akan sama bila kita differensialkan?
Maka di sana kita konvergenkan di situ ada daerah penyelesaian
Kini... Lihatlah kembali identitas parseval diri kita.
Sudah terpenuhilah?
Saatnya kita gukanan fungsi pembangkit diri kita
Menuju himpunan semesta kasih-Mu yang real ..
Kasih-mU yang real kami butuhkan
Aku merasa aku berada pada dimensi imajiner-Mu Ya Rabb
Sudah saatnya beranjak menuju sirkuit euler
Ku eliminasikan deret demi deret air mata hingga dapatkan nilai variabel yang natural
Bukankah dua persamaan linear jika koefisien x sama meski konstanta berbeda akan sama bila kita differensialkan?
Maka di sana kita konvergenkan di situ ada daerah penyelesaian
Kini... Lihatlah kembali identitas parseval diri kita.
Sudah terpenuhilah?
Saatnya kita gukanan fungsi pembangkit diri kita
Menuju himpunan semesta kasih-Mu yang real ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar